• Purim

    Purim adalah Hari Raya yang penuh Kebahagiaan dan Sukacita

  • Pesach atau Paskah

    Paskah 2022 akan dirayakan dari 15 April - 23 April

  • Pesach atau Paskah

    Pesach berarti Melewati ketika Tuhan melewati rumah Yahudi di Mesir ketika membunuh anak Sulung di Mesir

  • Pesach atau Paskah

    Pesach dibagi menjadi dua Hari Raya itu sendiri di awal dan akhir dan hari perantara yang disebut Chol Hamoed

  • Pesach atau Paskah

    Pesach juga berarti tidak ada Chametz di rumah kita

Panduan Produk buah dan sayur untuk Tu B'Shvat

בס״ד

Panduan Produk buah dan sayur untuk Tu B'Shvat



Mohon maaf jika panduan produknya sedikit terlambat, tapi tidak ada kata terlambat untuk belajar. 

1. Kacang dan Biji-bijian


Almond : mentah : tidak perlu Hechsher (simbol kosher)
di masak apakah itu di panggang di oven, di teflon jika dimasak sendiri tentu Anda membeli mentah tidak perlu Hechsher, bila Anda membeli kemasan di Supermarket dan telah dipanggang, maka Hechsher diperlukan.


Kacang Mede : Mentah : tidak perlu Hechsher (simbol kosher) Dimasak : bila Anda membeli kemasan telah      dimasak di Supermarket Anda memerlukan Hechsher



Kacang Tanah : Mentah : tidak perlu Hechsher (simbol kosher)
Dimasak : bila Anda membeli kemasan telah dimasak di Supermarket Anda memerlukan Hechsher


Kacang Pistachio :  Mentah : tidak perlu Hechsher (simbol kosher)Dimasak : bila Anda membeli kemasan telah dimasak 
di Supermarket Anda memerlukan Hechsher


Biji Waluh : Mentah : tidak perlu Hechsher (simbol kosher)
Dimasak : bila Anda membeli kemasan telah dimasak di Supermarket Anda memerlukan Hechsher
          

Biji Bunga Matahari : Mentah : tidak perlu Hechsher (simbol kosher)Dimasak : bila Anda membeli kemasan telah dimasak 
di Supermarket Anda memerlukan Hechsher


Kacang Kenari (Walnut) : Mentah : tidak perlu Hechsher (simbol kosher)Dimasak : bila Anda membeli kemasan telah dimasak di Supermarket Anda memerlukan Hechsher

2. Sayuran Segar 

Artichokes :
Artichoke keseluruhan tidak dapat digunakan bahkan dengan
Hashgacha (dengan pengawasan Rabinik atau Masgiach yang menyatakan bahwa 
sebuah produk tersebut kosher) Ini berlaku untuk segar, beku, kalengan
atau botol.
Batang dari Artichoke : cuci bersih sebelum dimasak, pastikan tidak ada daun 
(catatan dari penulis blog : jika Dayanim: Rabi-Rabi yang adalah Hakim di pengadilan Yahudi melarang sebuah sayuran untuk di konsumsi itu dikarenakan susah untuk dibersihkan, sudah dipastikan akan ada serangga atau ulat di dalam sayuran yang mana oleh Torah dilarang untuk dikonsumsi)


Asparagus :
Asparagus mentah segar hanya dapat digunakan jika 
seluruh bunga dipotong, sisi-sisinya dikupas dan semuanya
cabang kecil seperti duri telah dikupas. Pastikan bahwa setiap cabang seperti duri
dilepas dan setiap asparagus benar-benar halus dan kemudian dibilas secara menyeluruh.


Asparagus Putih :
Asparagus Putih Segar dapat digunakan apa adanya.
Asparagus kalengan atau toples hanya boleh digunakan
dengan hechsher yang dapat dipercaya.
(catatan dari penulis blog : Hechsher yang dapat dipercaya maksudnya adalah hati-hati terhadap Hechsher yang dikeluarkan oleh Reform Yahudi atau Conservatif Yahudi karena tidak dapat dipercaya kebenaran pengawasan atas kosher tidaknya sebuah produk)


Brokoli :
Hanya batang brokoli segar yang boleh digunakan dan harus
dicuci dengan sikat di bawah air mengalir.
Brokoli beku dengan sertifikasi kosher yang terpercaya
dapat digunakan.


Bok Coy dan sayuran sejenis :
Saat ini kami tidak menyarankan untuk menggunakan Bok Choy.
(Catatan dari penulis blog : saya kurang paham mengapa Bok Choy tidak disarankan menurut Dayanim MK hal ini mungkin dikarenakan ada beberapa orang yang memasak Bok Choy secara keseluruhan tanpa dipisah antara batang dan daun, cara membersihkan menurut OU Dayanim adalah dengan memisahkan daun batang satu persatu kemudian taruh didalam wadah/baskom direndam didalam air beri sabun untuk sayuran selama 3 menit atau lebih, gosok setiap daun dengan jari-jari Anda. Ulangi sampai tidak ada buih di permukaan air. Bilas setiap bagian di bawah aliran air yang deras. Periksa setiap bagian, satu per satu, di kedua sisi (pada kotak lampu atau melalui lampu neon); membuka semua lipatan untuk memastikannya bersih). 


Kubis Brussel : 
Dikarenakan sulitnya pemeriksaan setiap daun dari kubis brussel,
ini tidak boleh digunakan.
(Catatan dari penulis blog : kebiasaan di USA, Kanada dan Eropa mereka memasak keseluruhan kubis begitu saja, karena ini dedaunan dan tentu saja serangga dan ulat sering bersarang di dalam daun dan terlalu kecil jika daun dibuka satu persatu maka dari itu tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi kubis kecil ini)


Kubis Merah dan Putih :
Kubis dapat disiapkan salah satu dari keduanya cara berikut:
Bongkol kubis harus diletakkan di freezer selama 48 jam. Buang es kubis dan
cuci setiap daun di bawah air mengalir yang kuat,
memastikan bahwa air berada seluruh bagian
kubis termasuk lipatan dan celah. Setelah proses ini kubis dapat diterima. 
(Sistem ini hanya berlaku untuk kubis yang akan
digunakan untuk dimasak dan tidak akan digunakan untuk salad).
ATAU
Empat daun kubis terluar harus dibuang. Potong kubis
menjadi empat bagian dan pisahkan semua daunnya. Taruh kubis diwadah besar/baskom
masukkan ke dalamnya larutan 2 sendok makan sabun untuk 1 liter air
Acak-acak larutan agar tercampur dengan baik.
Biarkan kubis dalam larutan selama tiga sampai
lima menit. Setiap sisi kubis kemudian digosok dan dibilas buka setiap lekukan. 
(cara ini bisa digunakan untuk salad)


Bunga Kol :
Kembang kol segar tidak boleh digunakan.
Kembang kol beku dengan kosher sertifikasi yang bisa diandalkan
dapat digunakan.


Batang Seledri :
Semua daun seledri harus dipotong dan
batang dicuci dengan sikat di bawah air mengalir.
Kedua sisi batang seledri harus disikat
memastikan bahwa itu bebas serangga.


Chicory :
(catatan dari penulis blog : maaf saya tidak menemukan sayuran ini dalam bahasa Indonesia)
Lebih baik tidak digunakan


Endives :
Setiap daun harus dicuci dengan baik di bawah aliran
air. Sayuran ini mirip dengan chicory tidak perlu bingung
dengan endives keriting yang dikenal sebagai chicory.


Dill :
Dill segar tidak boleh digunakan. Namun, jika seseorang mau
ingin memiliki dill pada masakan, dill harus diletakkan
ke dalam kain untuk bumbu ikat yang rapat, diikat dan dimasak.
Setelah itu, dill harus dibuang.


Bunga-bunga yang bisa dimakan :
Seharusnya tidak digunakan 


Fennel (Adas) :
Bagian atas dari akar harus dipotong artinya daun-daun dibuang. 
taruh di dalam wadah buat larutan 2 sendok makan sabun untuk 1 liter air dan
aduk agar tercampur rata. Masukkan potongan adas ke dalam
larutan dan biarkan selama tiga sampai lima menit.
Gosok setiap sisi potongan adas lalu bilas.
Kelebihan air harus dikeringkan


Bawang putih :
Harus dikupas dan dibilas sebelum digunakan. Ketika bawang putih sedang dikupas atau disiapkan untuk hari berikutnya, tambahkan sedikit garam, minyak, gula atau cuka.


Kale :
Seharusnya tidak digunakan 


Bawang prei (Leek) :
(catatan dari penulis blog : saya tidak yakin terjemahan Leek adalah bawang prei, karena bawang prei di Indonesia sangat kecil dan mungil, Leek disini besar dan jumbo sebesar pergelangan tangan gadis)
Potong akar kurang lebih 2 cm dari bawah. Daun hijau di atas seharusnya dipotong. Batang bawang kemudian harus dibelah di satu sisi, dibuka lebar, setiap daun dicuci dan diperiksa. 
Untuk menggunakan daun hijau diatas untuk dekorasi, mengikat makanan atau tujuan lainnya,
daun harus dibelah, dicuci di setiap sisi dan disikat. Mereka kemudian dapat digunakan. 

Selada :
Hanya selada iceberg, romaine, dan boston yang boleh
digunakan dan harus disiapkan sebagai berikut:
Empat daun selada di luar harus dibuang. Pisahkan semua daunnya.
Buat larutan 2 sendok makan sabun untuk 1 liter air dan 
aduk untuk mencampurnya dengan baik. Tempatkan selada
dalam larutan didalam wadah dan biarkan selama tiga sampai lima menit.
Gosok setiap sisi selada dengan hati-hati juga
seperti di celah-celah lalu bilas. Kelebihan air
harus dikeringkan


Mesclun (Campuran selada keriting untuk salad)
lebih baik tidak digunakan


Daun Mint :
Esensi/sari dari daun harus dituangkan melalui filter dan dapat digunakan.
ATAU
Masukkan daun mint ke dalam kain untuk bumbu ikat yang rapat dan masukkan ke dalam
air panas. Lalu buang mintnya.
(catatan penulis blog : mohon maaf saya pribadi kurang setuju dengan metode pembersihan
dan pengolahan diatas, saya akan mengutip metode pembersihan yang OK lakukan :
metode yang sama berlaku juga untuk daun kemangi :
Bilas di bawah aliran air yang kuat. Dalam kasus kemangi, buang akarnya terlebih dahulu. Rendam dalam air dengan sabun sayuran selama 2 menit, lalu gosok setiap daun di antara jari-jari Anda. Kosongkan baskom dengan membuang kemangi/mint dengan kedua tangan (memegang dengan longgar) dalam tandan kecil dan mengocoknya di bawah air. Bilas setiap daun di bawah aliran air yang deras dan masukkan basil/mint ke dalam baskom bersih berisi air tawar. Rendam di dalam air setidaknya selama 2 menit. Ulangi langkah ini hingga tidak ada buih di permukaan air. Kosongkan baskom dengan membuang air kemangi/mint dengan kedua tangan (memegang dengan longgar) dalam tandan kecil dan mengocoknya di bawah air. Tempatkan di permukaan yang bersih. Periksa setidaknya 3 sampel (di kedua sisi) didepan lampu neon).


Jamur Portobello :
Jamur Portobello sering mengandung serangga di dalam kipas (serat-serat hitam/coklat pada gambar)
di bawah tutup jamur. Mengangkat serat-serat hitam/coklat direkomendasikan, 
ini seharusnya dilakukan dengan sendok, diikuti dengan pembilasan bawah
air mengalir yang kuat.


Jamur Tiram :
Mereka sangat penuh dengan serangga dan tidak boleh digunakan
(catatan dari penulis blog : jamur yang ada di Indonesia adalah jamur merang putih, atau disini kita kadang menyebutnya jamur tiram putih) 


Jamur Shiitake 
Jamur shiitake sering mengandung serangga di dalam seperti kipas tutup jamur. 
Membuang zat seperti kipas direkomendasikan, ini seharusnya
dilakukan dengan sendok, diikuti dengan pembilasan bawah
air mengalir yang kuat.


Jamur Kancing
(catatan dari penulis blog : jamur kancing adalah jamur termudah untuk diolah, selama tutup jamur tertutup rapat dan tidak terbuka seperti gambar diatas sehingga kipas/serat-serat hitam tidak terlihat didalam jamur, selama payung jamur terbuka dan terlihat serat/kipas hitam adalah dianjurkan untuk tidak dipakai untuk diolah sebagai masakan apapun)
cuci bersih dibawah air mengalir yang deras alirannya.


Bawang :
Harus dikupas, lapisan atas dilepas dan bawang dicuci dengan baik. 
Ketika bawang disiapkan untuk hari berikutnya, tambahkan sedikit
garam, minyak, gula atau cuka


Oregano :
Oregano segar sebaiknya tidak digunakan


Daun Seledri :
Daun seledri segar tidak boleh digunakan. Jika rasa seledri diperlukan, 
seledri harus dimasukkan ke dalam rapat kain untuk bumbu, diikat dan dimasak. Setelah itu
seledri harus dibuang.


Paprika :
Semua paprika harus dipotong terbuka. Pemeriksaan visual dengan cepat harus dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada serangga 


Acar Dill :
Acar dill memerlukan sertifikasi Kosher yang andal. Acar dill yang dibuat dengan rumput dill harus dicuci sebelum digunakan. Acar dill dibuat dengan benih dill dapat digunakan apa adanya.


Radicchio :
Buka lembaran daun satu persatu, radicchio harus direndam dalam sabun sayuran dan air
didalam wadah besar/baskom dan kemudian harus dicuci dengan baik pada keduanya
sisi, daun demi daun diair mengalir denan deras/air kran, dan kemudian dapat digunakan.


Daun Bawang : 
Hanya bagian putih daun bawang yang boleh digunakan.
(catatan dari penulis blog : ada cara untuk membersihkan daun dari daun bawang saya akan kutip penjelasan dari OK : 1. Potong akar dan buang. Jika ada lapisan yang tidak bersih, lepas, atau rusak, kelupas sebelum dicuci. Periksa bintik-bintik atau terowongan yang lebih terang di permukaan batang hijau tua. Jika ditemukan, singkirkan tangkainya (bintik-bintik itu mungkin merupakan awal dari terowongan yang dibuat oleh serangga). 2. Iris memanjang dari atas ke bawah batang. Pisahkan semua lapisan dan buka semua area persimpangan. 3. Rendam hanya selama 3 menit dalam air dengan sabun sayur (direndam lebih lama atau menambahkan ekstra sabun sayur akan merusak daun bawang) dan kemudian pindahkan ke baskom bersih berisi air tawar. 4.Aduk daun bawang di bawah air dan bilas setiap bagian di bawah aliran air yang deras, gosok dengan 2 jari (satu di atas, satu di bawah), pastikan menutupi semua permukaan. 5. Masukkan daun bawang ke dalam baskom bersih berisi air tawar dan berkumurlah dengan kuat. Ulangi Langkah 4 & 5 hingga tidak ada busa di permukaan air. 6. Periksa air bila ada serangga dan periksa 3 potongan sampel, di kedua sisi, dibawah lampu neon).


Kacang Polong :
Baru-baru ini ditemukan serangga dan tidak boleh digunakan.


Kacang Polong mungil :
Baru-baru ini ditemukan serangga dan tidak boleh digunakan.


Bayam : 
Bayam segar tidak boleh digunakan. Bayam beku dengan sertifikasi kosher yang terpercaya
dapat digunakan.


Kecambah :
Bilas bersih dengan air seperti biasanya dijual sudah dalam keadaan bersih


Daun Anggur :
Daun anggur harus ditempatkan ke dalam larutan air sabun, gosok pada pada keduanya
sisi daun lalu dibilas.
Daun anggur yang terkoyak tidak boleh digunakan

3. Buah Kering :

(Catatan dari penulis blog : seluruh buah kering dan keripik buah membutuhkan kosher sertifikasi yang dapat dipercaya, kecuali kurma Tunisia yang dikemas tidak boleh digunakan, dan juga buah ara kering dan segar tidak boleh digunakan)

4. Buah Segar :

Blackberries :
Biasanya didapati serangga dan terlalu sulit untuk diperiksa.
Selain itu, buah beri ini sangat rapuh sehingga tidak dapat dicuci dengan baik.
Jangan gunakan.


Blueberries :
Bilas dengan baik di bawah air mengalir


Anggur :
Bilas dengan baik di bawah air mengalir


Raspberries :
Biasanya didapati serangga dan terlalu sulit untuk diperiksa.
Selain itu, buah beri ini sangat rapuh sehingga tidak dapat dicuci dengan baik.
Jangan gunakan


Strawberries 
Biasanya didapati serangga atau ulat kecil dan terlalu sulit untuk diperiksa.
Tidak disarankan untuk digunakan saat ini


Buah Ara 
Buah ara segar tidak boleh digunakan.
(catatan dari penulis blog : mengapa buah ara segar tidak boleh untuk digunakan? karena telah sering didapati serangga ulat kecil di dalam buah ara)


Buah Nanas :
Nanas dari berbagai negara telah ditemukan mengandung serangga. Ketiga wilayah tersebut
yang perlu diperhatikan adalah

1. Daun Nanas 

2. Kulit luar Nanas 

3. Mata buah Nanas 

Buahnya bisa dengan mudah dimakan setelah mengikuti cara mudah ini
pedoman:
1. Saat mengupas, pastikan tidak ada mata nanas (lihat gambar di bawah) 
2. Bilas buah dan talenan sebelum mengiris.
3. Daun yang digunakan untuk desain harus teliti
disikat dan dibilas. (Hanya daun per helai yang mungkin
digunakan untuk desain)
4. Kulit nanas tidak boleh digunakan sama sekali.




5. Sayuran Segar :
Paprika, zucchini, labu, tomat, mentimun, dan terong seharusnya dibilas sebelum digunakan. Buang semua bagian rusak yang mungkin Anda temui dan periksa sayuran itu dari serangga.

6. Bumbu Kering :
Bumbu harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Jika Anda melihat serangga, wadah bumbu itu tidak boleh digunakan.

7. Sayuran dalam kaleng :
Semua sayuran kaleng membutuhkan kosher sertifikasi yang dapat diandalkan.

8. Buah dalam kaleng :
Buah kalengan yang hanya mengandung gula dan air dan tidak dibuat di China dapat diterima tanpa sertifikasi kosher. Misalnya: buah kalengan dengan jus anggur sebagai pemanis, warna atau rasa tidak dapat diterima.

9. Sayuran Beku :
Semua sayuran beku memerlukan kosher sertifikasi yang dapat diandalkan

10. Kacang dan Biji-bijian
Kacang harus disimpan dalam wadah kedap udara. Lakukan pemeriksaan visual untuk serangga sebelum digunakan
 
11. Buah Beku 
Semua buah beku tanpa bahan tambahan tidak memerlukan kosher sertifikasi. Buah
yang umumnya bermasalah dengan serangga sebaiknya tidak digunakan dalam keadaan beku

12. Buah Segar :
Semua buah segar harus dicuci dan diiris di tengah sebelum digunakan (dibelah menjadi dua dan diperiksa apakah ada ulat kecil didalamnya)


Sumber : Vaad HaRabanim MK









Share:

Hukum dan Tradisi dari Tu B'Shevat (15 Shevat)

 בס״ד

Hukum dan Tradisi dari Tu B'Shevat (15 Shevat)




Tanya Jawab tentang Tu B'Shevat

Apakah Tu Beshevat adalah hari penghakiman bagi pepohonan? Banyak Poskim telah menulis menentang konsep umum bahwa Tu Beshevat adalah hari penghakiman bagi pepohonan. Meskipun Mishnah menyebut Tu Beshevat sebagai Rosh Hashanah untuk pohon, ini hanya berkaitan dengan masalah persepuluhan Halachic dan bukan mengenai hari penghakiman. Mishneh dalam Rosh Hashanah 16a secara eksplisit mencantumkan empat tanggal penghakiman, dan Tu Beshvat tidak terdaftar sebagai salah satunya. Selanjutnya, Shavuot adalah tanggal yang tercantum sebagai hari penghakiman pohon buah-buahan. Dengan demikian, sumber secara eksplisit meniadakan gagasan menghubungkan hari penghakiman dengan pohon pada tanggal 15 Shevat. Meski demikian, terlepas dari hal di atas, ada sumber yang menganggap hari ini sebagai hari penghakiman bagi pohon buah, begitu pula pendapat Rebbe. Penjelasannya adalah sebagai berikut: Meskipun semuanya dinilai pada Rosh Hashanah, namun penilaian baru diberikan pada tanggal pohon mulai menerima getah dan buah mekar, yaitu Tu Beshvat. Di Tu Beshvat pohon dihakimi sedangkan di Shavuot buah dari pohon dihakimi. Apakah Tu Beshvat adalah Yom Tov (hari raya)? Rabbeinu Gershom mencatat bahwa Tu Beshvat adalah Hari Raya. Karena alasan inilah dilarang berpuasa di Tu Beshvat dan kami juga menghilangkan Tachanun. 1. Relevansi Halachic dari Tu Beshvat: Hari Tu Beshvat memainkan konsekuensi Halachic mengenai hukum Shemitah, Orlah dan Terumah Umaasrot. (catatan dari penulis blog : ketiga hukum ini hanya berlaku di Israel) A. Shemitah: Jika buah mekar pada tahun ke-6 dianggap menghasilkan tahun ke-6 dan tidak mengandung Kedushat Shevi'i. Jika buah mekar pada tahun ke-7, sebelum tanggal 15 Shevat diperdebatkan apakah buah tersebut dianggap Kedushat Shevi'i atau masih mempertahankan status tahun ke-6. Praktisnya, seseorang harus ketat menyukai kedua pendapat dan menghapus darinya Terumah dan Maaser tanpa berkat, dan buahnya harus diperlakukan sebagai Kedushat Shevi'it. Jika buah mekar setelah tanggal 15 Shevat tahun ke-7, maka dianggap produk Shemitah menurut semua pendapat. Jika buah mekar pada tahun ke-8, sebelum tanggal 15 Shevat, seseorang harus memperlakukannya dengan ketat sebagai produk Shemitah. Buah Etrog:
Mengenai hukum Shemitah diperdebatkan jika kita mengikuti mekarnya Etrog [sebagaimana dilakukan dengan buah-buahan] atau memetik Etrog [sebagaimana dilakukan dengan sayuran]. Juga diperdebatkan apakah kita mengikuti awal tahun ke-7 atau tanggal 15 Shevat tahun ke-7. Praktisnya, seseorang harus ketat seperti kedua pendapat dan menghapus dari Esrogim yang mekar di tahun ke-6 tetapi dipetik di tahun ke-7, Terumah dan Maaser tanpa berkat dan buahnya diperlakukan sebagai Kedushat Shevi'it. Juga, untuk Sukkot tahun Shemitah harus ketat untuk membeli Etrog yang diambil sebelum Shemitah, dan karenanya memenuhi semua pendapat. Namun dalam Sukkot tahun kedelapan, Etrog diperlakukan sebagai Kedushas Shevi'i dan karenanya hanya dapat dibeli melalui Otzer Beit Din.

B.Orlah:
Tahun-tahun tidak dihitung dari hari penanaman yang sebenarnya, melainkan menurut tahun-tahun kalender Yahudi yang dimulai pada Tishrei. Jadi, kadang-kadang larangannya hanya dua tahun 44 hari, dan kadang-kadang lebih dari tiga tahun. Misalnya: Jika seseorang menanam sebelum tanggal 16 Av, yaitu 44 hari sebelum tahun baru, maka ketika tahun baru tiba dianggap seolah-olah pohon itu sudah berumur satu tahun, sehingga hanya perlu menunggu satu tahun lagi. dua tahun. Namun jika seseorang menanam pada tanggal 16 Av, atau setelahnya, maka ia harus menghitung tiga tahun penuh dimulai dari tahun baru yang akan datang, dan dengan demikian berakhir menunggu lebih dari tiga tahun untuk dapat memakan buah dari pohon tersebut. Namun, dalam kasus sebelumnya di mana tiga tahun penuh tidak disimpan, buah tidak segera diizinkan setelah memasuki tahun keempat. Sebaliknya, semua buah yang mekar sebelum tanggal 15 Shevat tahun ke-4 masih dilarang karena Arlah, sedangkan yang mekar setelah tanggal 15 Shevat hingga tanggal 15 Shevat tahun ke-5 tidak lagi dilarang karena Arlah. , dan lebih tepatnya berstatus Neta Rivaiy. Dari tanggal 15 Shevat tahun ke-5, semua buah yang mekar setelah tanggal tersebut benar-benar diizinkan. Ada pendapat yang menyatakan bahwa larangan ini sampai tanggal 15 Shevat juga berlaku untuk kasus terakhir di mana tiga tahun penuh sudah disimpan.

C.Terumah dan Maasrot: 
Menjadi Mafrish dari satu tahun ke tahun berikutnya: Seseorang tidak dapat menghilangkan perpuluhan buah-buahan dari campuran buah-buahan dari dua tahun yang berbeda. Oleh karena itu, buah-buahan tahun pertama harus dikurangi persepuluhannya atas nama mereka dari buah-buahan tahun pertama dan bukan dari buah-buahan tahun kedua. Hal yang sama berlaku sebaliknya. Tanggal 15 Shevat adalah awal tahun buah baru dalam hal ini. Jadi, dari tanggal 15 Shevat 5779 hingga tanggal 15 Shevat 5780 adalah satu tahun penuh buah yang dapat membuat persepuluhan dikeluarkan satu sama lain. Buah-buahan yang berbunga sebelum atau setelah tanggal tersebut tidak boleh dipinjamkan dari, atau atas nama, buah-buahan tersebut. Tahun Maaser: Pada tahun ke-3 dan ke-6 Shemitah kami menghapus Maaser Ani, bukan Maaser Sheiyni. Mengenai buah-buahan, tahun Maaser Sheiyni dan Maaser Ani dimulai dari tanggal 15 Shevat. 

Tradisi dari Tu Beshvat: 

Tachanun: Tachanun dihilangkan dari doa pada hari Tu Beshvat. Tachanun dihilangkan mulai dari Mincha dari Erev Tu Beshvat. 

Puasa: Dilarang berpuasa di Tu Beshvat. 

Makan buah-buahan: 
Merupakan kebiasaan Yahudi Ashkenazi untuk meningkatkan makan buah-buahan di Tu Beshvat. [Kebiasaan ini, hari ini juga diikuti oleh Sefaradim. Kebiasaan Chabad adalah memperbanyak buah, terutama pada buah yang dihasilkan oleh Eretz Yisrael. Seseorang tidak diharuskan memakan buahnya dalam upacara umum, melainkan setiap orang memakan buahnya bersama rumah tangganya. Salah satunya adalah makan buah yang cukup untuk melafalkan berkat setelahnya. Kebiasaan kami adalah makan carob pada Tu Beshvat. Bukan kebiasaan kami untuk membaca doa apa pun setelah memakan buah. dan demikian pula mereka tidak dimakan dalam urutan tertentu, selain urutan yang ditahbiskan oleh Halacha. Beberapa orang memiliki kebiasaan memakan jeli Etrog, Etrog yang digunakan untuk Sukkot, pada Tu Beshvat. 

Haruskah seseorang makan buah Shehechiyanu pada Tu Beshvat? Merupakan kebiasaan Yahudi untuk mencoba memakan buah Shehechiyanu di Tu Beshvat. 

Sumber : Shulkan Arukh Harav.
Share:

Cahaya Ohr HaGanuz dalam Cahaya Chanukah

 בס״ד

Cahaya Ohr HaGanuz dalam Cahaya Chanukah



Mohon maaf jika terlambat untuk memposting artikel ini dikarenakan berbicara tentang Chanukah, tetapi belajar Torah tidaklah pernah ada kata terlambat karena belajar adalah proses yang berkelanjutan yang tidak akan pernah berhenti, artikel ini ditulis berdasarkan sebagian Shiur dari Rav.Shlomo Yehuda atau yang dikenal dengan panggilan Rav.Yanuka semoga artikel ini memberkati kita semua, Amen.

Di dalam Gemara : Shabbat 23b:4 Rav.Huna berkata : "Siapapaun yang berhati-hati terhadap Mitzvah penyalaan lilin (catatan dari penulis blog : ketika Rav.Yanuka berkata tentang penyalaan lilin bukan hanya mempunyai arti lilin tetapi juga membakar cahaya dari minyak zaitun bisa dilihat pada foto diatas dimana satu meja Chanukah dengan lilin dan dengan minyak zaitun)akan mendapatkan putra-putra yang adalah Talmidei Chachamim (Sarjana Torah yang hebat).

אָמַר רַב הוּנָא: הָרָגִיל בְּנֵר הָוְיִין לֵיהּ בָּנִים תַּלְמִידֵי חֲכָמִים

Apakah arti dari menyalakan lilin yang akan mendapatkan Talmedei Chachamim? 
Seseorang yang berhati-hati di dalam penyalaan lilin maka seseorang akan berhati-hati dengan cahayanya (bagaimana seseorang menampilkan dirinya) terhadap orang lain. Semenjak Anda menampilkan cahaya kepada orang lain, maka Anda akan memiliki pahala putra-putra yang adalah Talmedei Chachamim. 

Rabbi Yitzchak ben RAVE'D berkata bahwa Eliyahu Hanavi (Nabi Elia) Zachor Latov berkata kepadanya : Bracha (berkat) dari Mitzvah ini hanya terjadi ketika seseorang menjalankan Mitzvah ini dalam segala detail dan dengan total ketepatan hal ini mempunyai arti bahwa seseorang yang sangat berhati-hati di dalam menciptakan kedamaian dan harmoni dalam cahayanya (berbicara tentang bagaimana seseorang menampilkan dirinya) terhadap orang lain adalah akar dari cahaya (api) dari lilin. Sebagai satu-satunya tujuan dari cahaya lilin adalah untuk menciptakan Shalom Bait (Keharmonisan/kedamaian di dalam rumah tangga). Jika seseorang dengan luar biasa sangat berhati-hati dalam menciptakan damai dan harmoni dengan cahayanya kepada orang lain, maka dia akan memiliki putra yang adalah Talmidei Chachamim. 

ada dua aspek dari arti lilin ini : di satu sisi lilin membawa cahaya ke dalam rumah untuk menciptakan Shalom Bait, dan di sisi lain mengobarkan cahaya di dalam Ohr HaGanuz (cahaya abadi yang tersembunyi sejak awal penciptaan) ini adalah rahasia yang tersembunyi dari lilin.

Cahaya lilin terbagi menjadi dua bagian : setengahnya mengobarkan sinar disini di bumi, dan setengahnya lainnya mengobarkan sinar di surga. Seperti yang disebutkan dalam Zohar Pinchas halaman 241a : "satu nyala api kecil menerangi dunia". Satu nyala kecil lilin bahkan hanya nyala api yang sangat kecil mempunyai kekuatan untuk menyinari seluruh dunia, satu lilin yang sederhana. 

Kelanggengan utama dari Talmidei Chacamim adalah melalui istri. Adalah tidak mungkin seorang laki-laki mempunyai putra Talmidei Chachamim tanpa penolongnya, istrinya. Ini adalah arti sebenarnya dari Tosefta, Peah bab 4 Mishnah 10 : "Aku akan membuat Ezer Kenegdo (penolong) untuknya". Aku akan membuat untuk"nya" (Lamed-Vav) ini adalah istrinya. Kedalaman batin dari wanita memberi pria cahaya dari 36 cahaya. 

36 cahaya adalah cahaya dari Tzadikim dari setiap generasi. Seperti yang Abaya katakan dalam Sanhedrin 97 : "Berbahagialah seseorang yang menunggu untuknya (Lamed-Vav) orang-orang saleh pada setiap generasi yang menyambut kehadiran Ilahi. 

36 ini terkait dengan cahaya Chanukah (catatan dari penulis blog : jika Anda menyalakan lilin atau minyak zaitun untuk menorah Chanukah dari hari pertama hingga hari terakhir Anda membutuhkan total 36 lilin) ini adalah pengungkapan dari cahaya 36. Cahaya ini sejajar dengan Neshama (jiwa) yang didapati di dalam cahaya dari lilin, mereka diungkapkan pada Erev Shabbat Kodesh dan pada Chanukah, ini yang dimaksud atas Ohr HaGanuz. Tidak ada hentinya pada banyaknya seseorang dapat menjelaskan secara terperinci tentang Ohr HaGanuz dan berusaha untuk memahami ini, tetapi ini tidak mungkin mari kita tidak membahas tentang ini, tetapi dengan bantuan Hashem pada waktu yang tepat, Hashem akan menganugrahkan kepada kita kesempatan untuk berbicara tentangnya, dan ini adalah ide yang sangat hebat untuk dipelajari. Tidak masalah berapa lama dan betapa keras kita mencoba menjelaskan rahasia dari Ohr HaGanuz, kita tidak akan memahaminya. 

Zohar menulis dalam Bereshit halaman 17a, Rabi Shimon Bar Yochai berkata bahwa Ohr HaGanuz, cahaya ini, cahaya yang tersembunyi di dalam dunia, di dalam semua ciptaan. Dan tanpa cahaya ini kehidupan tidak bisa bertahan. Rabi Shimon menjelaskan bahwa kegelapan ingin menjadi bagian dari cahaya. Dan keinginan dari kegelapan, disaat seseorang menyalakan lilin atau cahaya apapun (seperti menyalakan dengan minyak zaitun), kegelapan datang dan terserap dalam cahaya dan lenyap. Rabi Shimon berkata dalam Zohar Vayislach halaman 170a ketika seseorang duduk di dalam gelap bahkan untuk sementara waktu, Anda butuh membuka kepadanya cahaya dalam pecahan kecil, sedikit demi sedikit. Itulah sebabnya pada Chanukah kita mulai menyalakan lilin hanya satu lilin dan menambahkan sedikit demi sedikit cahaya setiap hari kita menambahkan lilin, karena kita dianggap jika kita duduk di dalam gelap, maka kita menambahkan lilin sedikit demi sedikit. 

Ada fenomena pengetahuan yang dalam lainnya tentang Ohr HaGanuz dalam Zohar Bereshit halaman 20a Rabi Shimon berkata Ohr HaGanuz adalah 1 dari 60.075 bagian cahaya yang adalah dengan Hashem. Sekarang dunia bisa mendapatkan pandangan sekilas dan bagaimana fenomena yang tak terlukiskan dari Ohr HaGanuz, yang tidak mungkin untuk dibayangkan. Zohar berlanjut menulis dalam halaman 20b Rabi Yitzchak berkata di hari pertama bahwa Hashem menciptakan bumi, Hashem menyembunyikan Ohr HaGanuz. Torah dan Hashem menunggu 974 generasi untuk memberi Torah, menunggu Tzadikim datang dan menerimanaya. Di dalam Tikunei Zohar 70 halaman 120, Rabi Shimon berkata bahwa cahaya yang murni transparan dan cemerlang. Cahaya yang berasal dari awal, dan disebut Ohr HaGanuz, tidak ada ciptaan di dunia yang dapat memahami dan menatap cahaya ini tidak ada yang dapat memahami cahaya ini.

Zohar menulis dalam Pekudei halaman 220, bahwa seluruh dunia hidup dalam kebajikan dari Ohr HaGanuz. Hashem berkata jika tidak ada Ohr HaGanuz umat manusia tidak akan hidup (eksis). Juga dalam Zohar Terumah halaman 149a dan 148b, dan dalam bayak kali berbicara tentangnya, di dalam penyalaan lilin adalah cahaya dari Ohr HaGanuz, percikan dari Ohr HaGanuz adalah dalam api dari lilin. 

Cahaya ini murni transparan dan cemerlang, ini adalah cahaya pada awal mula dari waktu/zaman yang dapat membawa manusia kepada kesempurnaan mereka. Untuk dapat melekat berpegang teguh pada Hashem untuk membawa pengaruh yang luar biasa, untuk segala sesuatu yang baik yang akan terjadi dan datang dengan usaha berkosentrasi menatap ke dalam Ohr HaGanuz ini adalah inspirasi penghabisan dan pengaruh terbesar dari kebaikan, hanya dengan menatap ke dalam api adalah kedasyatan yang sangat dalam.  

Share:

Kategori

Kehidupan Setelah Kematian

Konser Musik Yahudi

Video Belajar Taurat

Kebahagiaan di Bulan Adar

Pages