SABAT

 Sabat


 

Hukum Sabat dalam Yudaism bisa dikatakan sangat kompleks, apabila kita tidak berhati-hati dalam segala larangan melakot (pekerjaan yang dilarang dilakukan pada hari Sabat) bisa dikatakan kita melanggar hukum Sabat chas ve shalom lo aleinu (Hashem melarang, jangan terjadi pada kita). Bila melanggar hukum Sabat hukumannya adalah dilempar batu hingga meninggal dan Kareit (jiwanya terpotong dari Sumber-Nya : apakah sumber jiwa kita? Hashem tentu, hukuman lempar batu tentu saja tidak dilakukan saat ini karena tidak ada Bait Suci tapi hukuman Kareit tentu saja masih berlaku karena itu tidak terlihat kasat mata hanya antara Anda dengan Hashem : Keluaran 31:14, Keluaran 35:2) Hukum Sabat ditujukan bagi orang-orang Yahudi, tidak dianjurkan untuk dilakukan bagi orang non Yahudi, selain karena hukumnya sangat kompleks, non Yahudi tidak diperintahkan oleh Hashem untuk melakukannya. 

Oleh karena begitu kompleks hukumnya, saya mempunyai perasaan ciut nyali dalam penulisan hukum Sabat. Sabat tidak hanya berbicara tentang hukum Melakot, juga banyak detail tentang persiapan hari Sabat, apa yang dilakukan selama hari Sabat, setelah Sabat berakhir. Selain itu ada juga hukum tentang Pikuach Nefesh (menyelamatkan kehidupan) dimana Anda dibolehkan untuk melanggar hukum Sabat bila sedang menyelamatkan nyawa dalam bahaya. Juga terdapat hukum Muktzeh (larangan memindahkan barang tertentu) pada hari Sabat. Hukum tentang larangan meminta non Yahudi untuk melakukan suatu melakah (mempunyai arti karena kita dilarang untuk melakukan melakah tertentu maka kita minta tolong non Yahudi untuk melakukannya biasanya kita sebut Amira L'Akum), larangan memainkan alat musik pada hari Sabat, larangan menghasilkan uang pada hari Sabat meskipun itu diluar Melakot, tentu saja dilarang melakukan bisnis di hari Sabat, larangan membaca sesuatu yang biasa kita baca dihari-hari kerja seperti majalah dengan iklan, surat kabar, surat dari pak pos, dll. Larangan mengukur baik timbangan, dan sejenisnya, Larangan mandi dengan air hangat di hari Sabat, Larangan menggunakan deodorant di hari Sabat diperbolehkan menggunakan parfum pada kulit tubuh tapi dilarang disemprotkan pada pakaian. 

Anda mungkin berfikir, aduh mengapa harus repot dengan semua larangan ini? bukankah itu tidak tertulis di Alkitab, mungkin Anda berfikir ini hanya karangan Rabi-rabi saja, ya tentu saja Hashem memerintahkan kita untuk tidak melakukan 39 melakot Sabat, apakah itu yang dimaksud dengan 39 Melakot Sabat? 39 melakhot adalah kategori utama pekerjaan kreatif yang dilarang secara Alkitabiah pada hari Sabat. Kategori-kategori ini diturunkan dari aktivitas yang diperlukan untuk membangun Mishkan (Kemah Suci/Tabernakel) di padang gurun. Ketika Bnei Israel dipadang gurun dan diperintahkan untuk membangun Kemah Suci, Hashem memerintahkan untuk berhenti bekerja membangun Kemah Suci pada hari Sabat, maka hingga saat ini kita tetap menjaga untuk tidak melakukan segala pekerjaan yang dilakukan pada saat di padang gurun yang kita sebut 39 Melakot.

Saat ini saya akan berfokus hanya pada 39 Melakot Sabat, jika memungkinkan saya akan membagikan semua larangan pada hari Sabat bli neder. Karena begitu kompleks dan rumit hukum hari Sabat dibutuhkan waktu yang lama bagi saya untuk berbagi disini, bukan berarti saya ahli dalam tulisan ini dengan berbagi tulisan ini saya sendiri berharap belajar lebih dalam lagi. Saya harap Anda bersabar dalam membaca bagi yang mempunyai hobi membaca, saya akan bagikan disini per melakah, karena zaman telah berubah dari hobi membaca, audience lebih tertarik kepada gambar visual video.

Apa saja 39 Melakot?

1. Choresh (Membajak)

2. Zoreah (Menabur/Menanam)

3. Kotzair (Memanen/Memotong)

4. Me'amer (Mengmpulkan/Mengikat)

5. Dosh (Merontokkan)

6. Zoreh (Mengipasi/Mengirik)

7. Borer (Memilah/Memisahkan)

8. Token (Menggiling)

9. Merakeid (Mengayak)

10. Lash (Menguleni)

11. Bisul (Memanggang/Memasak)

Anda mungkin bertanya apa hubungan ke-11 Melakot diatas dengan pembangunan Kemah Suci? 11 Melakot diatas adalah berhubungan dengan pembuatan roti, didalam Kemah Suci, terdapat Meja Sajian yang diatasnya diharuskan diletakkan 12 bongkah roti. Maka 11 Melakot diatas berhubungan dengan pembuatan roti, dan diharuskan untuk beristirahat 11 Melakot di hari Sabat.

12. Gozez (Mencukur/Memotong bulu)

13. Melabain (Memutihkan/Mencuci)

14. Menapetz (Mengurai/Menyisir)

15. Tzoveya (Mewarnai)

16. Toveh (Memintal)

17. Meisach (Memasang benang pada alat pintal)

18. Oseh Shtei Batei Nirin (Membuat dua simpul)

19. Oreig (Menenun)

20. Potzea (Menguraikan/Memisahkan benang)

21. Kosheir (Mengikat simpul)

22. Matir (Melepas simpul)

23. Tofair (Menjahit)

24. Koreah (Merobek)

Ke-13 Melakot diatas berhubungan dengan pembuatan kain, bila Anda bertanya apa hubungannya dengan pembuatan Kemah Suci? Jawaban atas pertanyaan ini adalah kain ini diperlukan untuk tirai atau gorden dari Kemah Suci.

25. Tzod (Menjebak)

26. Sochet (Menyembelih)

27. Mafshit (Menguliti)

28. Me'abaid (Menyamak)

29. Memachaik (Menghaluskan)

30. Mesairtait (Menggambar garis)

31. Mechateich (Memotong/Membentuk)

Ke-7 Melakot diatas berhubungan dengan pembuatan tirai atau gorden Kemah Suci terbuat dari kulit binatang.

32. Kotaiv (Menulis)

33. Mochaik (Menghapus)

Dua melakot diatas berhubungan dengan tiang dari Kemah Suci

34. Boneh (Membangun)

35. Sotair (Meruntuhkan)

Dua Melakot diatas sangat jelas berhubungan dengan Memasang dan membongkar Kemah Suci

36. Mechabeh (Memadamkan api)

37. Mavir (Menyalakan api)

38. Makeh Bepatish (arti secara harafiah memukul dengan palu)

39. Hotza'ah (Trasfer/Memindahkan)

Empat Melakot diatas adalah berhubungan sentuhan akhir pembuatan Kemah Suci.

Demikianlah 39 Melakot yang dilarang dilakukan pada hari Sabat, saya akan berusaha menjelaskan satu persatu Melakah diatas semoga bermanfaat bagi pembaca. (Bersambung....Melakah 1)


Rivka Nessia



Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kategori

Kehidupan Setelah Kematian

Konser Musik Yahudi

Video Belajar Taurat

Kebahagiaan di Bulan Adar